Berita
Minggu, 29 Juli 2018 23:46:42

Sosialisasi Technopark, Uji publik dan Validasi Kurikulum SMKN 3 Kasihan (SMSR) Jogja

(27/7) Kegiatan Sosialisasi Technopark, Uji Publik dan Validasi Kurikulum 2018/2019 SMKN 3 Kasihan Bantul (SMSR) Jogjakarta, telah berlangsung pada hari Jumat, 27 Juli 2018. Kegiatan yang dilaksanakan di Gedung serbaguna SMSR ini dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga DIY, praktisi Dunia Usaha Dunia Industri, serta para guru dan karyawan SMKN 3 Kasihan Bantul.

Sosialisasi Technopark disampaikan oleh ketua program Suranto, S.Pd., M.Sn, dalam paparannya disampaikan bahwa Technopark merupakan lanjutan dari rangkaian kegiatan Teaching Factory yang telah launching di SMKN 3 Kasihan pada bulan Februari 2018. Program Teaching Factory merupakan konsep pembelajaran di SMK berbasis produksi/jasa yang mengacu kepada standar dan prosedur yang berlaku di industri dan dilaksanakan dalam suasana seperti yang terjadi di industri. Implementasi Teaching Factory di SMK akan menjembatani kesenjangan kompetensi antara kebutuhan industri dan kompetensi yang dihasilkan oleh sekolah. Sedangkan program Technopark di SMK diharapkan akan mampu menghubungkan dunia pendidikan (SMK) dengan dunia industri dan instansi yang relevan untuk bekerja sama dengan Teaching Factory di SMK. Technopark sebagai inkubasi bisnis di SMK akan mengembangan Teaching Factory dalam rangka menyesuaikan perkembangan industri yang pesat. Technopark juga akan mempromosikan potensi daerah yang relevan untuk pengembangan ekonomi daerah dan sekaligus mempermudah komunikasi dengan dunia industri.

Uji Publik dan Validasi Kurikulum 2018/2019 dipaparkan oleh Kaprodi Seni Rupa yang diwakili oleh Bapak Subandi, S.Pd dan Kaprodi Desain dan Produk Kria Kreatif Bapak Drs. Sri Widodo. Paparan kurikulum ini disambut baik dan ditanggapi oleh Bapak Muryanto selaku wakil dari Disdikpora DIY, para praktisi dari Dunia Industri dan Dunia Usaha diantaranya adalah Bapak Drs. Dunadi, pemilik Studio Satiaji, Bapak Andri Hervian Yunanta, M. Sn, Kaprodi MSD dan juga praktisi di Idea Production, Bapak Susilo Dwi Murwanto dari Funnymation, Bapak Agus Sriyono dari Rupadatu dan juga ibu Tin Eko Setyowati dari Studio Burat Kriasta. Pada intinya masukan yang diterima adalah mengenai bagaimana sekolah merancang kurikulum yang mampu mempersiapkan siswa SMKN 3 Kasihan, baik dalam rangka melanjutkan studi  ataupun untuk memasuki dunia industri dan dunia usaha utamanya untuk mengantisipasi tuntutan dan tantangan menghadapi keterbukaan ekonomi, sosial, dan budaya antarnegara secara global.

Acara ini berakhir pada pukul 17.00 ditandai dengan penandatanganan dokumen kurikulum tahun 2018/2019 SMKN 3 Kasihan Bantul (SMSR) Jogja.

[sc]